Selasa, 17 Februari 2015

FIRST YEAR BABY FOOD CHART 2

Every child eventually learns how to eat on their own

Setelah berumur 6 bulan bayi sudah bisa diberi makanan pembantu ASI, disebut sebagai makanan pembantu karena makanan utama bayi tetaplah ASI. Menu makan bayi 6 bulan tidak sama dengan anak 9 bulan keatas, sebab saat ini bayi belum memiliki gigi untuk memotong maupun mengunyah makanan. Oleh karena itu perlu perlakuan khusus saat meresep menu harian mereka.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pada masa awal pemberian makan untuk bayi, akan lebih baik bila mereka diperkenalkan dengan satu jenis makanan selama beberapa hari sebelum pindah ke jenis makanan lain. Hal ini dilakukan untuk melihat reaksi tubuh anak dan ada baiknya hal ini juga dilakukan setiap kali akan memperkenalkan jenis makanan baru, terutama jenis makanan yang memiliki kecenderungan untuk menimbulkan alergi

Di bawah ini, Anda akan menemukan Skema secara umum. Jumlah perkiraan makanan, kapan sebaiknya makanan tersebut diberikan. 
 


Skema MPASI buat para buah hati kita



Ada baiknya mengenalkan sayur terlebih dahulu sebelum mengenalkan buah. Rasa buah yang manis akan menyebabkan bayi kurang tertarik dengan rasa sayur yang kurang manis.
Hal-hal yang disebutkan diatas adalah prinsip dasar dari pemberian MPASI. Hal tersebut dimaksudkan agar bayi bisa belajar mengenal berbagi jenis makanan sehat yang secara tidak langsung membentuk pola makan anak di masa yang akan datang.






Beberapa jenis makanan sehat untuk bayi yang bisa diperkenalkan pada masa awal perkenalan makanan bayi

Labu
Labu kaya akan vitamin A dan C serta memiliki rasa yang manis

Pisang
Makanan yang kaya akan gizi ini sangat baik buat bayi. Jika hendak memberi pisang pada bayi, sebaiknya bagian dalam nya jangan dimakan karena bisa menyebabkab sembelit pada bayi.

Brokoli
Sayuran hijau ini kaya akan serat, kalsium dan folat serta memiliki rasa yang unik yang dapat membantu meningkatkan selera makan bayi. Ada pendapat yang mengatakan bahwa brokoli sebaiknya diberikan setelah bayi berusia diatas 8 bulan karena brokoli dan juga wortel bisa menimbulkan alergi pada bayi yang memiliki bakat alergi dan sebaiknya ditunda saat anak sudah terbiasa dengan jenis makanan lain


 
Alpukat
Buah yahg satu ini kaya akan lemak tak jenuh yang baik untuk perkembangan otak


 
Berbagai jenis sayuran hijau
Bayam, Kangkung, sayuran ini mengandung zat besi yang tinggi




 
Kentang
Memiliki rasa manis yang khas, sumber karbohidrat dan juga kaya akan potasium dan niacin


 
Beras merah 
Memiliki kandungan gizi lebih banyak daripada beras putih. Tetapi hati2 beberapa bayi bisa menyebabkan BAB nya menjadi keras




Semakin banyak variasi yang diberikan. Semakin lengkap gizi yang diterima oleh buat sang buah hati.


Senin, 16 Februari 2015

FIRST YEAR BABY FOOD CHART



Sebelum anak Saya lahir. Saya sering membayangkan, makanan apa saja yang bisa Saya berikan untuk anak saya. Makanan apa yang lebih mudah didapat, lebih alami, dan lebih bergizi buat anak setelah pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan.
Sejalan beriringnya waktu, Saya menyadari , satu-satunya hal yang bisa diprediksi tentang makan bayi adalah ketidakpastian yang dihadapi. Bisa tiba-tiba bayi membuang makanan, tidak mau mengunyah. Lebih tertarik pada mangkuk makanan, bukan pada makanannya. Namun, semua anak berkembang, mulai dari belajar minum ASI, belajar mengunyah, mulai makan makanan padat.
Di bawah ini, Anda akan menemukan Skema secara umum. Jumlah perkiraan makanan, kapan sebaiknya makanan tersebtu diberikan. 




  Usia 6-8 bulan
Pada usia ini jadwal makan bayi bisa disesuaikan dengan jadwal makan sang ibu. Namun pada minggu-minggu pertama, jadwal makan bayi perlu disesuaikan dengan mood atau keinginan bayi itu sendiri. Pada masa itu, makanan bisa diberikan saat bayi menginginkannya saja kemudian perlahan-lahan diperkenalkan atau dibiasakan pada rutinitas makan 3 kali sehari

•  Usia 8-12 bulan
Pada usia ini jadwal makan bisa menjadi 5 kali sehari dengan 3 kali makanan utama dan 2 kali makanan ringan pada waktu pagi dan sore. Mulai usia 10 bulan, pada umumnya bayi akan mencoba untuk makan sendiri. Pada usia ini juga bisa diperkenalkan fingerfood atau makanan berukuran kecil yang bisa dipegang oleh tangan mungil bayi. Fingerfood bisa berupa biskuit bayi atau bisa juga menggunakan buah-buahan lembut yang dipotong kecil-kecil

  Usia 12 sampai 24 bulan
Pada usia ini pertumbuhan bayi akan cenderung berjalan lebih cepat. Akan lebih baik bila para ibu tetap menggunakan porsi makan 5 kali sehari untuk menyediakan anak dengan sumber gizi yang mendukung gerak tubuh anak yang sudah semakin kompleks

Selasa, 10 Februari 2015

JENIS PADI-PADIAN INI BISA SEBAGAI VARIASI MAKANAN BUAT SI KECIL

When it comes to health, good things often come in small packages

Untuk mommy yang ada di Indonesia, mungkin beberapa makanan jenis padi2an ini jarang digunakan. Karena kita lebih sering makan nasi dibanding makan makanan jenis lainnya. 
Tapi gak ada salahnya di coba. Bahan nya bisa kita dapatkan di supermarket terdekat atau kita bisa beli Online (*ini cara yang paling jitu buat ibu-ibu yang tidak berada di kota besar)

Kita bahas satu- satu ya. Apa aja sih manfaat dari makanan ini.
                                                            




1.BARLEY
Barley adalah gandum tinggi serat, tinggi protein yang sehat, banyak manfaat untuk kesehatan. Ketika dimasak, barley memiliki tekstur kenyal dan rasa pedas, mirip dengan nasi merah. Meskipun sup adalah cara yang paling populer untuk makan barley, Anda dapat menggunakannya seperti biji-bijian lain seperti couscous atau nasi.


Manfaat:
Menurunkan resiko serangan jantung dan diabetes type-2 dan membantu kelancaran sistem pencernaan
Kandungan Magnesium nya membantu memelihara fungsi saraf dan otot, menjaga kestabilan ritme detak jantung, dan kestabilan tekanan darah dan kadar gula darah. 


2. BUCKWHEAT / KASHA



      

Buckwheat/Kasha adalah sejenis gandum. Istilah ini  digunakan di Eropa Tengah dan Timur khususnya Rusia, Ukraina dan Amerika Serikat untuk soba Serealia semu. Konsumsi Groat terbesar per kapita di Rusia 15 kg per tahun dan Ukraina 12 kg per tahun


Buckwheat/Kasha banyak mengandung manganese, magnesium dan serat. Meski sebagian besar seratnya adalah insobluble, yang mensupport gastrointestinal tract, tapi buckwheat juga mengandung serat soluble, yang menurunkan kolesterol dan memperlambat pencernaan, membuat seseorang merasa kenyang untuk waktu yang lebih lama.

Selain itu, buckwheat juga mengandung amino acids, protein, copper, selenium, zinc, juga flavonols rutin dan quercetin.

Buckwheat biasa digunakan kedalam bubur, salad, kue, biscuit dll,



3. FLAX

Dikatakan bahwa berabad-abad yang lalu, Hippocrates meresepkan untuk masalah pencernaan dan radang selaput lendir. Baru-baru ini, berkat komunitas pengobatan alternatif, Amerika telah menemukan kembali biji rami. Minyaknya telah menjadi produk makanan kesehatan yang sangat populer, meskipun guru kesehatan alami Andrew Weil merekomendasikan mengkonsumsi biji tanah daripada minyak, karena menekan minyak menghilangkan serat dan, biasanya, lignan


Beberapa data dan fakta tentang minyak biji rami dari beberapa studi :
1. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minyak biji rami mengandung lignan 100x lebih banyak daripada biji-bijian lain. Dan orang yang memiliki nilai lignan tinggi pada diet mereka, akan cenderung untuk tidak terkena kanker usus besar dan kanker payudara.
2. Sebuah studi lain menunjukkan bahwa Omega-3 asam lemak pada minyak biji rami membantu menurunkan kolesterol dan trigliserida darah, serta mencegah pembekuan dalam pembuluh darah, yang dapat mengakibatkan stroke, serangan jantung dan trombosis.
3. Membantu melindungi tubuh terhadap tekanan darah tinggi, peradangan, retensi air, dan penurunan fungsi kekebalan tubuh.
4. Memperpendek waktu pemulihan otot-otot setelah bekerja atau berolahraga.
5. Meningkatkan produksi energi tubuh dan juga meningkatkan stamina.
6. Mempercepat penyembuhan keseleo dan memar.
7. Meringankan berat badan pada orang yang menderita obesitas.
8. Mempermudah pembakaran lemak.
9. Meningkatkan penyerapan kalsium.
10. Memperkuat jari dan kuku kaki.
11. Mempertajam penglihatan dan memperbaiki fungsi penglihatan.
12. Meningkatkan fungsi hati.
13. Menghentikan perkembangan sel-sel kanker.
14. Meringankan asma
15. Membantu dalam pengobatan Eksim, Psoriasis, dan Ketombe.
16. Meringankan gejala Diabetes Mellitus.
17. Telah terbukti dapat meningkatkan perilaku skizofrenia.
18. Dapat meringankan beberapa kasus Premenstrual Syndrome (PMS) pada wanita.

Flax adalah subyek dari banyak penelitian ilmiah  yang hangat diperdebatkan.  

4. MILLET

Pada saat ini millet menduduki posisi ke 6 dalam hal biji padi2an yg sangat penting di dunia, millet sendiri dpat dimasak sebagai sereal, di buat soup & dibuat roti (tepung millet).

Khususnya bagi mereka yang mempunyai program diet, ibu menyusui dan anak-anak, millet bisa menjadi bahan pangan alternatif. Kandungan karbohidrat dalam millet jauh lebih sedikit dari pada beras dan gandum. Selain itu, bahan pangan ini juga kaya akan serat.

Millet mengandung nutrisi yg sangat bermanfaat. hapir 15% protein, mengandung banyak serat, vit-B complex termasuk niacin, thiamin & riboflavin, asam esensial amino metionin, lichitin & vit-E. itu terutama kaya akan zat besi, magnesium, fosfor & kalium.

Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari millet ini, di antaranya adalah sebagai berikut, yang dikutip dari boldsky.com:

1. Millet sangat mudah di cerna. Sehingga tidak menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah, jadi sangat baik bagi penderita diabetes.
2. Meningkatkan kadar defisiensi besi. Sangat cocok bagi mereka yang menderita tekanan darak rendah.
3. Meningkatkan tekanan darah dan penyakit yang disebabkan penyumbatan pembuluh koroner.
4. Millet kaya akan kalsium. Mengkonsumsinya akan meningkatkan kekuatan tulang.
5. Millet membuat kenyang lebih lama. Karena mengandung karbohidrat kompleks. Dan ini sangat cocok bagi mereka yang sedang program diet.
6. Millet mengandung protein, juga mengandung asam amino untuk pertumbuhan otot, dan mengganti sel yang rusak.
7. Mengandung antioksidan, yang akan membantu memperlambat penuaan.
8. Adanya kandungan Lechitin dan Methionine dalam millet. membantu membersihkan liver dari lemak yang berbahaya.
9. Membantu merelaksasi tubuh, di mana anti-inflamasi dan nutrisinya membantu tubuh tenang.
10. Meningkatkan produksi air susu, khususnya bagi ibu-ibu yang sedang dalam proses ASI ekslusif untuk anaknya.


   5.Quinoa


Makanan yang tinggi protein ini sangat baik untuk makanan bayi. Bisa di campur dengan kentang dan makanan lainnya. Quinoa adlh sejenis padi-padian yg berasal dr daerah Andean (pegunungan Andes), Amerika Selatan. 

Quinoa sudah dikenal dan digunakan sebagai makanan pokok oleh masyarakat Indian sejak lama. Mereka menganggap quinoa adalah makanan yg sakral, bahkan mereka menyebutnya sbg induk dr semua biji-bijian.
 
Quinoa merupaka alternatif yg baik sebagai pengganti nasi. Ia mempunyai tekstur seperti nasi. Namun kandungan karbohidratnya lebih rendah dari nasi, sementara kandungan proteinnya lebih tinggi dari nasi. 

Dalam proses pencernaan quinoa melepaskan kandungan karbohidrat secara perlahan ke dlm tubuh, menjadikannya sesuai utk pengidap diabetes atau utk diet. Tak heran kalau ia diberi gelar superfood oleh pakar makanan Barat.

Quinoa mengandung senyawa protein lengkap, termasuk 9 asam amino dengan jumlah seimbang, sehingga sangat berguna untuk membantu pertumbuhan tubuh dan membantu pembentukan dan regenerasi sel-sel yg rusak.

Kandungan protein yg tinggi menjadikan quinoa sebagai sumber protein non-hewani yg tertinggi didunia. Kandungan asam amino lysine didalamnya juga sangat membantu pada saat proses pembentukan dan  penyembuhan badan.

Cara penyajiannya quinoa perlu dicuci sampai airnya benar2 jernih, untuk membersihkan saponin yg terdapat di bahagian bijian kalau tidak  akan terasa pahit. Seperti beras, quinoa mengembang apabila dimasak. Quinoa juga sesuai dihidangkan dengan lauk-pauk.

Secara ilmiah, quinoa juga dapat membantu kesehatan. Berikut adalah beberapa contoh manfaat dari quinoa :
1. Membantu mengurangi migren atau sakit kepala sebelah.
2. Menjaga kesehatan kardiovaskular.
3. Mengurangi resiko serangan jantung
4. Menjaga kesehatan kardiovaskular pada wanita pasca menopause.
5. Antioksidan yang baik
6. Serat dari biji-bijian dan buah melindungi dari kanker payudara.
7. Mencegah pembentukan batu empedu 

Nah... gimana para mommy tertarik untuk memcoba nya buat si kecil?? :)